![]() |
|
Foto: Tome Hayon
|
Serinuho, Flores Timur – Dalam upaya meningkatkan kapasitas masyarakat di bidang pertanian sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa, Kelompok Usaha Ekonomi Kreatif (KUEK) Desa Serinuho, Kecamatan Titehena, mengikuti pelatihan pembenihan dan pembibitan sayuran. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan keterampilan masyarakat agar mampu menghasilkan bibit sayuran yang berkualitas dan bernilai ekonomis.
Pelatihan menghadirkan narasumber yang berpengalaman di bidang pertanian untuk memberikan materi sekaligus praktik langsung mengenai teknik memilih benih unggul, menyiapkan media semai, proses penyemaian, perawatan bibit, hingga teknik pemindahan bibit ke lahan tanam. Para peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menjaga kualitas benih sebagai langkah awal dalam menghasilkan tanaman yang sehat dan produktif.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Anggota kelompok usaha tidak hanya mengikuti materi dengan penuh perhatian, tetapi juga aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan seputar kendala yang selama ini mereka hadapi dalam membudidayakan tanaman sayuran.
Pelatihan ini diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan bibit, sehingga tidak lagi bergantung sepenuhnya pada pasokan dari luar daerah. Selain menekan biaya produksi, kemampuan memproduksi bibit sendiri juga membuka peluang usaha baru yang dapat menambah pendapatan keluarga.
Para peserta menyadari bahwa sektor pertanian masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Desa Serinuho. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan dan keterampilan menjadi modal penting untuk mengembangkan usaha pertanian yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.
Selain aspek teknis, peserta juga diberikan motivasi untuk membangun semangat kewirausahaan melalui pengelolaan usaha berbasis kelompok. Dengan bekerja sama, anggota kelompok diharapkan mampu memperkuat produksi, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan daya saing produk pertanian lokal.
Pemerintah desa memberikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Kegiatan semacam ini dinilai sejalan dengan upaya pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Dukungan berupa peningkatan kapasitas sumber daya manusia diyakini menjadi investasi jangka panjang dalam membangun ketahanan ekonomi desa.
Melalui pelatihan pembenihan dan pembibitan sayuran ini, Kelompok Usaha Ekonomi Kreatif Desa Serinuho diharapkan mampu menjadi pelopor lahirnya petani-petani yang inovatif dan mandiri. Dengan memanfaatkan potensi alam yang dimiliki serta mengembangkan keterampilan yang diperoleh, masyarakat optimistis sektor pertanian akan terus berkembang sebagai sumber kesejahteraan yang berkelanjutan bagi keluarga dan desa.

